Nama : Dwita Agustini
NIM : 193300020055
Kampus : Universitas Mpu Tantular
Dosen Pengajar : Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom.
Hai sahabat apakabar kalian semuaa?? semoga dalam keadaan baik semua ya dan dijauhkan dari segala penyakit aamiin..... . Btw kalian pernah denger yang namanya Piramida terbalik ga sih? kalau belum kali ini saya akan membuat artiket mengenai Piramida Terbalik mari yuk kita simak😁
Struktur Piramida Terbalik sudah dipakai lebih dari 150 tahun. Kantor berita Associated Press (AP) kabarnya merupakan pihak pertama yang menerapkan struktur ini, terutama untuk penulisan berita lempang (straightnews). Lewat struktur ini, pembaca dengan cepat mengetahui apa inti isi dari tulisan yang dibuat. Jika pembaca ingin mengetahui lebih jauh, ia bisa melihat apa yang ada di paragraf berikutnya.
Untuk para penulis berita, struktur ini menyelamatkan tulisan. Bila beritanya kepanjangan, sementara ruang untuk memuat beritanya terbatas, jurnalis tinggal memotong bagian bawah (tail). Atau kalau perlu memotong satu paragraf sebelum paragraf terakhir.
Pemotongan ini tidak mengganggu pembaca. Kenapa? Karena inti berita sudah tersampaikan di lead dan paragraf paling atas.
Di sisi lain, sebuah berita dianggap lengkap jika bisa menjawab enam pertanyaan yang menjadi formula dasar pemberitaan. Kita mengenalnya dengan istilah “5W 1H” :
- Who
- What
- Where
- When
- Why dan
- How
Informasinya menjelaskan apa, siapa, di mana, kapan, mengapa dan bagaimana.
Biasanya, sebisa mungkin para penulis berita menempatkan 6 fakta dalam 5W 1H ini di lead. Bila paragrafnya terlalu panjang – misalnya hanya 4 unsur saja – maka dua sisanya (misal unsur Why dan How) di tempatkan di paragraf berikut, sebagai bagian dari body atau tubuh tulisan.
Berikut contoh penggunaan piramida terbalik dalam berita
[1] MADIUN, KOMPAS.com - Seorang pelajar SMA dilaporkan tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya jatuh lalu terbakar di depan SPBU Caruban di ruas jalan nasional Surabaya- Madiun KM 147-148, Desa Mejayan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Senin (1/6/2020) siang.
“Korban meninggal atas nama Juni Dana Saputra (17), warga Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Korban ditemukan langsung meninggal di tempat kejadian perkara,” kata Kasat Lantas Polres Madiun, AKP Jimmy H Manurung kepada Kompas.com, Senin (1/6/2020) siang.
[2] Petaka yang menimpa Juni berawal ketika korban melaju dengan sepeda motor Honda Tiger bernomor polisi AE 4755 HG bersama dengan satu sepeda motor lain melaju kencang dari arah Madiun menuju Surabaya.
Sesampainya di tempat kejadian perkara, kedua motor itu bersenggolan hingga menyebabkan sepeda motor yang dikemudikan korban bergeser ke lajur kanan. Saat bersamaan, kata Jimmy, melaju kendaraan truk bernopol AD 1409 HN dari arah berlawanan. Korban yang tak mampu mengendalikan kecepatan sepeda motornya tertabrak truk yang melaju dari arah berlawanan. “Saat sepeda motor korban bertabrakan dengan truk tersebut korban juga sempat ikut terseret jatuh. Namun korban tidak ikut terbakar bersama sepeda motornya,” jelas Jimmy.
[3] Hasil olah tempat kejadian perkara menyebutkan kecelakaan diduga terjadi lantaran ketidakhati-hatian korban mengemudikan sepeda motornya. Saat ini jenazah korban sementara berada di RSUD Caruban. Sementara truk dan sepeda motor yang tinggal kerangka milik korban diamankan Satlantas Polres Madiun.
Bagian [1] adalah bagian penting yang memuat 5W + 1H. Kemudian bagian [2] adalah informasi tambahan yang menjelaskan bagian [1]. Terakhir, bagian [3] adalah informasi lainnya yang kurang penting.
Sekian dulu artikel saya mengenai Piramida Terbalik. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kalian semua ya sahabat...
Terima Kasih telah membaca..
Salam Sehat 💪