Sabtu, 12 Desember 2020

HUBUNGAN KREATIFITAS, INOVASI, TEKNOLOGI, MANAJEMEN DAN ENTREPRENEURSHIP

Nama                     : Dwita Agustini

NIM                    : 193300020055

Kampus              : Universitas Mpu Tantular

Dosen Pengajar : Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom. 


Hai Sahabat apakabarnya kalian semua? semoga dalam keadaan sehat semua ya sahabat !!! Kembali lagi nih di blog saya kali ini saya akan membahas tentang Hubungan Kreatifitas, Teknologi, Manajemen dan Entrepeneurship. Pada penasaran kann? Yuk kita simak berikut ini 👇



Seorang wirausahawan dalam berbisnis harus berlandaskan ide-ide yang kreatif dan inovatif. Kedua sifat tersebut dapat membuat bisnis perusahaan mencapai kesuksesan. Berikut ini adalah tabel perbedaan antara kreatif dan inovatif.


          Dalam menghadapi persaingan bisnis yang ketat, diperlukan kreativitas. Kreativitas dalam membuat produk-produk baru, pelayanan yang lebih unggul, lebih baik dari pesaing. Menjadi seorang pebisnis yang inovatif bisa menambah pelanggan baru sekaligus mempertahankan pelanggan yang lama. Ide yang kreatif dan inovatif bila dikembangkan dan dijalankan dapat memberi nilai tambah bagi perusahaan, yang dapat mengakselerasi pertumbuhan usaha dan mendorong bisnis menjadi semakin besar dan berkembang.


          Inovasi dan kreativitas berhubungan erat. Kreativitas adalah berpikir sungguh-sungguh untuk menghasilkan ide-ide baru untuk menghasilkan keuntungan. Sedangkan inovasi merupakan proses mengubah ide-ide tersebut menjadi kenyataan yang menguntungkan. Proses berkreasi akan menghasilkan awal mula inovasi. Awal mula inovasi itu bagaikan benih yang harus dipelihara hingga tumbuh dan menghasilkan buah keuntungan. Kemampuan entrepreneur berinovasi akan menentukan keberhasilan bisnis di masa yang akan datang, karena mampu mengantisipasi perubahan, dari sisi pelanggan maupun kompetitor.


              Keberhasilan pengembangan suatu produk dimulai dengan memillih produk yang tepat untuk diproduksi secara massal untuk dipasarkan di pasar global. Oleh karena itu diperlukan sumber daya ide yang kreatif dan inovatif, serta proses terbaik dalam mewujudkan ide-ide tersebut. Pemilihan ide yang tepat dalam menghasilkan produk baru merupakan pengantar kesuksesan perusahaan.


Sekian dulu pembahasan saya semoga dapat bermanfaat bagi sahabat semua yaa! Tetap jaga kesehatan dan semoga pandemic ini segera berakhir sehingga kita bisa kembali beraktifitas dengan normal kembali , aamiin..

Terimakasih telah membaca, salam sehat..


Jumat, 11 Desember 2020

CREATOR, CONCEPTOR, MEDIATOR, PROBLEM SOLVER

Nama                     : Dwita Agustini

NIM                    : 193300020055

Kampus              : Universitas Mpu Tantular

Dosen Pengajar : Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom. 



Hai apakabar kalian semua? Semoga sahabat semua dalam keadaan sehat yaa.. aamiin!! Balik lagi nih di blog saya kali ini saya akan membahas apa itu Creator, Conceptor, Mediator dan Problem Solver. Yuk kita simak ...







  • Creator / Kreator, berasal dari kata dasar kreasi atau hasil karya, dan kreator itu sendiri merupakan kata benda yang artinya orang yang mampu membuat kreasi atau menciptakan kreasi dimana hasil karya itu merupakan hal yang baru dan dapat diterima dan digunakan oleh orang lain dalam kehidupannya. Seorang creator biasanya mampu menciptakan hal-hal baru yang belum ada , maupun sesuatu yang baru untuk menyempurnakan sesuatu yang pernah ada. Contohnya penulis buku, pencipta lagu, pengusaha dalam membuka lapangan kerja, seniman, dan banyak lagi yang, walaupun itu hasil dari ide-ide seseorang yang biasa
  • Conceptor / Konseptor ,  sebuah homonium karena arti-artinya memiliki ejaan dan pelafalan yang sama tetapi maknanya berbeda.Arti pertama konseptor adalah orang yang mepunyai konsep atau gagasan pertama kali dalam pembuatan hasil karya, dalam hal ini konseptor yang dimaksud adalah orang yang mempunyai ide-ide yang sudah secara sistematis untuk diciptakan. Sedangkan arti konseptor yang kedua adalah pembuat konsep , dimana ini lebih pada orang yang menyusun konsep.
  • Mediator adalah pihak netral yang membantu para pihak dalam proses perundingan guna mencari berbagai kemungkinan penyelesaian sengketa tanpa menggunakan cara memutus atau memaksakan sebuah penyelesaian. Jadi, peran mediator hanyalah membantu para pihak dengan cara tidak memutus atau memaksakan pandangan atau penilaiannya atas masalah-masalah selama proses mediasi berlangsung kepada para pihak.
  • Problem Solver adalah  penggabungan dari berpikir kritis dan berpikir kretif yaitu suatu proses mental yang membutuhkan keterampilan lebih untuk dapat memancing suatu pemikiran atau pemahaman baru sebagai solusi memecahkan suatu masalah

Nah itu sedikit penjelasan mengenai Creator, Conceptor, Mediator dan Problem Solver. Sekian dulu blog saya saat ini ya sahabat nanti kita sambung di waktu yang akan datang. Jangan lupa jaga kesehatan yaa karna kesehatan itu mahal sekali harganyaa... 

Terima Kasih telah membaca, salam sehat..



TAKING INITIATIVE

  Nama                    : Dwita Agustini NIM                    : 193300020055 Kampus              : Universitas Mpu Tantular Dosen Pengaj...